Buah Mahkota Dewa

Senin, 09 September 2013

SEJAK ZAMAN DULU Mahkota Dewa digunakan untuk me­nyembuhkan berbagai penyakit, seperti lever, kanker, jantung, ken­cing manis, asam urat, rematik, ginjal, dan tekanan darah tinggi.Sebagai obat luar, buah dan bijinya berkhasiat untuk mengatasi jerawat, gatal kulit hingga eksim.
Dalam wayang purwo, perdu setinggi 5 meter ini dikeramatkan. Siapa pun yang akan memetik buahnya harus menyembah terebih dahulu. Bagi prajurit yang akan pergi ke medan laga wajib memakan buah ini agar sehat, kuat, dan selamat.

Dulu oleh para bangsawan Jawa, Mahkota Dewa dikenal de­ngan nama Makuto Dewo, Makuto Ratu, atau Makuto Rojo, dan ha­nya bisa dijumpai di lingkungan keraton Jogya dan Solo (orang Cina menamakannya dengan Pau yang artinya obat pusaka). Tetapi ka­rana buahnya besar, sebagian ahli botani lebih suka memberikan nama latin Phaleria Macrocarpa (macro: besar). Asal tanaman ini belum diketahui, namun menilik nama botaninya Phaleria Papuana dan termasuk famili Thymelaceae, diperkirakan tanaman ini berasal dari Tanah Papua, Irian Jaya. Entah bagaimana, dalam 5 tahun ter­akhir ini Mahkota Dewa popular kembali sebagai tanaman obat yang berkhasiat mangobati berbagai penyakit. Popuaritasnya tidak hanya terbatas di daerah Jawa, tetapi meluas hingga ke Malaysia.

BUAR MERUPAKAN CIRI KHASNYA
Tanaman perdu ini tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1.200 m dpl. Namun pertumbuhan yang paling baik di daerah yang berketinggian 10-1,000 dpl.
Tajuk tanaman bercabang-cabang, umumnya tumbuh setinggi 1.5-2.5 m (bisa mencapai 5 m). Daunnya berbentuk lonjong, langsing memanjang, dan berujung lancip, selintas mirip daun jambu air, tetapi ukurannya lebih langsing dan lebih liat. Bunganya berbentuk terompet seukuran bunga cengkih, berwarna putih. Baunya harum, bunga keluar sepanjang tahun tanpa men genal musim. Buahnya yang berwarna merah marun dan unik, menjadikan tanaman ini sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias.
Buahnya bulat seperti bola ping pong, yang muda berwarna hijau dan bila sudah tua berwarna merah marun terang. Warna buah­nya menclok, terlihat lebih kontras dengan tajuk yang rimbun dan mungil. Batangnya berkayu dan bergetah sehingga sulit dicangkok. Bila hendak mencangkok, batang yang telah dikupas harus dike­ringkan dan diolesi dengan krim hormon perangsang pertumbuhan akar, baru dibungkus (usahakan krim hormon tidak rontok). Perba­nyakan tanaman lebih sering dilakikan dengan biji, sekalipun per­tumbuhannya lama. Setelah bertunas di tempat persemaian, biji di­pindahkan ke media penanaman permanen (di tanah halaman{pot). Delapan bulan hingga setahun kemudian tanaman ini mulai berbunga.

DIMANFAATKAN KULITBUAHNYA
Seperti halnya tanaman brotowali, batang Mahkota Dewa sangat kaya senyawa obat dengan konsentrasi tinggi. Karena itu pemakaian dengan batang tidak dianjurkan (membahayakan). Di dalam daun dan kulit buahnya tersimpan senyawa alkaloid, saponin, talvonoid, dan politenol yang jenisnya belum diketahui. Spesifikasi bahan fitokimiawinya juga belum diketahui, namun kesimpulan dari hasil penelitian menyatakan,baik daun maupun buahnya mengandung senyawa antialergi.
Kulit buahnya tebal dengan rasa kelat bercampur pahit, dianjurkan untuk tidak dimakan langsung karena bisa mengakibatkan memar mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan akut. Kandungan senyawa aktif dalam biji sangat tinggi, jika tergigit dapat mengakibatkan lidah kaku, mati rasa, dan badan meriang. Senyawa aktif dalam kulit buah Mahkota Dewa dapat melarutkan timbunan asam urat. Air rebusannya juga sering dimanfaatkan untuk mengobati rematik, menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari flu sampai kanker rahim stadium akhir.
Secara terbatas, biji Mahkota Dewa digunakan sebagai obat luar, terutama untuk obat sakit kulit seperti gatal, koreng, kudis, dan eksim. Caranya, biji dihaluskan lalu dibubuhi sedikit air panas., diaduk hingga menjadi krim dan dioleskan pada bagian yang sakit. Namun penggunaannya harus hati-hati karena senyawa aktifnya bisa terbawa dalam aliran darah (pada orang yang sensitif pemakaian luar dapat mengakibatkan keracunan).
Walau sudah banyak yang merasakan manfaatnya, keamanan pemakaiannya masih diperdebatkan. Dokter dan ahli pengobatan tradisional banyak yang mengakui bahwa tanaman ini memang sudah lama dimanfaatkan sebagai obat luar (misalnya: eksim).
Namun. maraknya pemakaian kulit buah Mahkota Dewa untuk me-ngobati penyakit seperti disentri, gout (asam urat), rematik,.penyakit kulit, hepatitis/liver, kencing manis, alergi, penyakit akibat kadar le-mak darah berlebihan (hiperlipidemia, seperti tekanan darah tinggi, kolestrol, jantung koroner, kanker), membuat para dokter khawatir. Alasannya, Mahkota Dewa mengandung racun, sementara secara klinis khasiatnya belum terbukti.
Proses pengeringan memang dapat menghilangkan racun, andai saja racun tersebut bersifat antitoksik. Namun bila racun tersebut bersifat insektisida (pembunuh serangga), proses pengeringan tidak ada artinya. Dikhawatirkan racun tersebut akan tertinggal diginjal, dan lama kelamaan dapat menimbulkan kerusakan pada ginjal.
Dokter yang lain mengingatkan agar pemakai memilih sikap lebih berhati-hati. Mahkota Dewa memang beracun tetapi kadarnya rendah (tanpa menyebutkan kadar racunnya). Diakuinya, efek Mahkota Dewa sebagai obat sangat menarik. Dari berbagai kesaksian, para pemakai umumnya merasa lebih baik. Karena itu Mahkota Dewa dapat dimasukkan dalam kategori tanaman obat yang pemakaiannya harus terkontrol, sesuai dengan dosis yang dianjurkan dan harus dihentikan segera setelah penyakitnya sembuh. Artinya, Mahkota Dewa tidak dapat digunakan secara terus menerus sebagai bagian dari pemeliharaan kesehatan. Dikhawatirkan pemakaian secara terus menerus akan menimbulkan efek pada ginjal dan anemia.
Hampir seluruh informasi mengenai khasiat dan manfaat Mahkota Dewa lebih banyak berdasarkan pada pengalaman empiris. Dosis penggunaan yang sesuai untuk setiap pengobatan masih ber-sifat coba-coba. Karena itu diharapkan masyarakat yang menggunakan produk ramuan dengan bahan dasar Mahkota Dewa, agar seminim mungkin dalam menggunakannya (untuk tiga hari pertama).
RAGAM MANFAAT MAHKOTA DEWA

MEMANFAATKAN KULIT BUAH MAHKOTA DEWA

Ambil kulit buahnya, keringkan dengan eara menjemur.Ambil potongan kulit buah ukuran 1/2 cm x 1/2 cm. Rebus dengan 1 gelas air hingga mendidih dan airnya berkurang. Pemakaian 1/2-1 sdt air rebusan, merupakan dosis aman untuk pemakaian 1 hari yang diminum sebelum tidur. Bila timbul rasa mual atau muntah-muntah, kurangi dosisnya. Jika masih berlanjut, hentikan pemakaian tersebut.

MENGOBATI KANKER (PAYUDARAATAU RAHIM)
Satu sendok makan ramuan instan Mahkota Dewa seduh dengan segelas air. Minum sehari 2 kali, pagi dan sore hari. bila penyakitnya serius, rebus satu sendok teh racik Mahkota Dewa dalam tiga gelas air hingga air tinggal setengah¬nya. Tambahkan satu sendok teh kunyit putih instan. Minum 3x sehari. Pengobatan ini memerlukan waktu 3-6 bulan. Setelah sembuh tetap dikonsumsi, takaran dikurangi.
MENGENDALIKAN DIABETES
Ambil 3-5 potong teh racik Mahkota Dewa. Rebus dalam 3 gelas air bersama 3 lembar daun salam hingga air tersisa setengahnya. Minum ramuan ini 1 x setiap hari selama 3 hari atau seminggu sekali. Untuk diabetes parah, ramuan diminum 3 kali sehari.

MENGURANGI SAKIT REMATIK DAN ASAM URAT

Rebusan buahnya mengurangi sakit rematik dan asam urat bila dikonsumsi setiap hari. Tanaman ini kaya alkaloid, saponin, dan flavonoid. Daun dan buahnya memiliki efek antihistamin. Belum diketahui senyawa yang berperan sebagai penyembuh. Yang jelas, seeara empiris tanaman ini banyak digunakan sebagai obat luar (mengobati penyakit kulit) .
Sumber : Buku Pengaruh Kesehatan terhadap Makanan

Penyakit Rematik

Rematik adalah penyakit yang pada umumnya diderita oleh orang-orang yang sudah berumur. Hal ini sebenarnya asumsi yang masih kurang tepat. Memang pada zaman dahulu, rematik sering diderita oleh orang-orang yang sudah cukup umur. Tetapi lain halnya dengan sekarang. Penyakit ini bisa menyerang kepada siapa saja.

Gejala-gejala dari penyakit ini biasanya diawali dengan adanya nyeri-nyeri di bagian persendian dan menimbulkan kaku. Sedangkan bila rematik telah menyerang seseorang pada bagian persendian memerah dan terasa panas sehingga sendi tidak dapat digerakkan karena terasa lemah. Biasanya kondisi ini diikuti oleh demam, turunnya berat badan, serta nyeri yang berkepanjangan.

Penyakit rematik memang penyakit yang tidak mematikan, tetapi tidak dapat dianggap sepele. Karena sampai saat ini penyakit rematik termasuk penyakit yang .sulit diobati. Bahkan dunia klinis belum mengetahui penyebab dari penyakit ini.

Rematik adalah penyebab rasa sakit pada otot dan jaringan ikat. Jika gejala rasa sakit ini sampai menyerang satu atau beberapa persendian tulang, penyakit ini dijuluki artritis. Jika menyerangnya cukup lama, maka bisa menyebabkan penyakit rematik arthritis.Rematik arthritis biasa menyerang persendian kaki dan tangan, terutama pada ruas-ruas jari dan persendian jari kaki, tangan, lutut, tumit dan leper. l'eradangan dari persendian itu lambat laun dapat berkembang menjadi kerusakan persendian. Pada beberapa kasus rusaknya sendi dapat membawa kelumpuhan atau cacat.

Penyakit yang menyebabkan nyeri sendi sebenarnya termasuk penyakit degeneratif yang selalu mengikuti perjalanan usia seseorang. Bagi orang yang sudah berusia di atas empat puluh dan masih sering beraktivitas, akan sering sekali merasakan nyeri sendi dan tulang. Akibatnya penyakit ini sulit sekali untuk disembuhkan, meskipun telah minum obat, jamu, dan terapi penyembuhan. Karena memang penyakit ini tidak dapat disembuhkan sedangkan obat hanya mengurangi rasa sakit saja.

Selain mengurangi rasa nyeri dengan obat-obatan, atau jamu. Terdapat cara yang lebih efektif untuk mengatasinya. Antara lain : rajin berolahraga, istirahat cukup, pola makan seimbang, jangan duduk terlalu lama, banyak minum air putih (10 gelas per hari), posisi duduk  dan berdiri harus benaragar tidak gampang nyeri sendi.

Menjaga Kesehatan Telinga

MENJAGA dan merawat kesehatan telinga bukan hanya sekadar menbersihkannya dengan cotton bud. Banyak yang harus dilakukan agar organ pendengaran tetap sehat. Nah, seperti yang dikutip dari beberapa sumber, berikut di antaranya:

1. Kurangi intensitas penggunaan earphone : Tanpa disadari, mendengarkan musik dengan menggunakan earphone apalagi dengan volume yang terlalu keras bisa menyebabkan gangguan pada organ pendengaran. Paparan kebisingan di atas 100 dB selama lebih dari 1 jam setiap hari dalam waktu lima tahun dapat menyebabkan seseorang untuk menderita kehilangan pendengaran secara permanen.

2. Jauhi suasana yang terlalu bising : suasana yang terlampau bising seperti jalan raya, studio musik, atau mendatangi konser juga bisa memperparah kondisi kesehatan organ pendengaran. Paling tidak mengurangi intensitasnya merupakan langkah yang bijak.

3. Gunakan alat pengaman seperti helm dengan standar yang baik atau pelindung telinga saat berkendara. Langkah ini juga bisa dilakukan saat berada di tempat yang bising karena suara mesin seperti di pabrik.

4. Cotton bud hanya bisa Untuk menjaga kebersihan telinga juga harus hati-hati. Jangan sekali-kali untuk membersihkan telinga dengan jari atau benda runcing selain cotton bud. Meskipun cotton bud terbilang efektif, penggunaannya juga harus hati-hati. Bersihkan hanya bagian daun telinga dan rongga luar. Dikhawatirkan jika membersihkan hingga ke dalam lubang telinga, cotton bud justru akan mendorong serumen (kotoran telinga) ke tempat yang lebih dalam. Jika serumen terakumulasi di daerah gendang telinga, serumen tersebut bisa menyebabkan tinnitus atau radang pada gendang telinga.

5. Cara sederhana, gunakan handuk lembut yang direndam dalam air hangat. Bersihkan bagian luar dari lubang telinga secara perlahan.

6. Pastikan Anda memeriksa kesehatan telingan Anda ke dokter THT paling tidak satu tahun sekali.

Sumber :  Media Indonesia

Peneliti: Mamalia Simpan 320.000 Virus Baru

Senin, 02 September 2013

Virus itu menyebar di semua jenis mamalia. Mengintai manusia.

Coronavirus, virus yang konon lebih mematikan dari SARS bagi manusia [foto ilustrasi]
Coronavirus, virus yang konon lebih mematikan dari SARS bagi manusia [foto ilustrasi] (dailymail.co.uk)
VIVAnews - Peneliti Center for Infection and Immunity, University of Columbia, AS, menduga virus pada mamalia masih banyak yang belum terdeteksi. Meski terbukti hampir 70 persen dari virus yang menulari manusia —HIV, Ebola dan Middle East Respiratory Syndrome/Mers— berasal dari satwa liar.

Tim peneliti memperkirakan masih ada 320.000 varian virus yang belum terdeteksi pada semua jenis mamalia.

BBC melansir, 3 September 2013, tim peneliti memandang penting untuk mengkaji virus dalam mamalia. Sebab, virusnya sangat mudah menyebar ke manusia. Semangat penelitian itu adalah untuk mencegah pandemi di masa mendatang.

"Yang kita bincangkan yaitu mendefinisikan berbagai macam virus dalam mamalia. Niat kami mendapatkan informasi lebih lanjut sehingga dapat memahami prinsip yang mendasari faktor penentu risiko," jelas Prof Ian Lipkin, Direktur Center for Infection and Immunity, University of Columbia.

Tim memperkirakan, biaya penelitian ini menghabiskan dana setidaknya US$6 miliar, setara Rp65,8 triliun. Tapi, menurut peneliti, jumlah itu masih sangat kecil dibandingkan biaya penanganan pandemi. Waktu penelitian juga tergolong lama, sekitar 10 tahun.

60 Virus Baru

Berkaitan dengan hal itu, bersama-sama peneliti Bangladesh, peneliti AS berupaya meneliti spesies kelelawar. Spesies ini disebutkan membawa virus Nipah. Jika menyebar, virus dapat membunuh manusia.

Peneliti mempelajari 1.897 sampel kelelawar guna menemukan patogen lain. Sejauh ini, peneliti sudah menemukan hampir 60 jenis virus yang sebagian besar belum pernah terlihat sebelumnya. "Ide penelitian ini untuk mengembangkan sistem peringatan dini," tambah Lipkin.

Sebuah proyek terkait juga sudah menunjukkan hasilnya. Proyek yang disebut Predict itu menemukan 240 virus baru sampai saat ini, terutama di daerah yang mana manusia kerap kontak dengan binatang.

Penelitian disambut positif peneliti lain, Prof Jonathan Bola dari University of Nottingham. "Peneliti fokus pada kelelawar karena hewan ini memang menjadi sumber asli dari sejumlah wabah virus pada manusia," kata Prof Bola mendukung.

Menurutnya, jumlah potensi virus pada hewan sangatlah besar, di luar kelelawar. Untuk itu, penelitian tentang ancaman virus di masa depan sangat menantang. (Baca juga H7N7: Pembunuh Baru Manusia) (umi)

BERITA TERKAIT

Awas Jantung dan kolesterol !!

Senin, 19 Agustus 2013



TIMBULNYA AMARAH DAN RASA KESAL lebih banyak disebabkan oleh faktor di luar kemauan kita. Para psikolog menganjurkan hendaknya kita jangan sampai diperbudak oleh amarah atau rasa kesal. Banyak cara untuk menghindarinya. Saat terjebak oleh kemacetan misalnya, kita bisa mengantisipasi dengan berangkat lebih awal. Begitu pula saat pulang, kita bisa memilih di luar jam-jam padat. Dengan begitu, sesampai di rumah kita tidak perlu kehilangan selera humor dan tampil dengan sikap bermusuhan yang bisa berakibat buruk pada kesehatan, dari naiknya tekanan darah, tingginya kadar kolesterol, depresi sampai masalah jantung.

HUBUNGAN ANTARAMARAH, JANTUNG, DAN KOLESTEROL
Sebenarnya hidup ini sangat sederhana. Tetapi,gaya hidup yang membuat kita menjadi sulit. Kolesterol telah menjadi sebuah kata yang terus mendengung di telinga dan menghantui benak kita. Mau makan enak pun bisa membuat kita merasa bersalah, jangan-jangan angka kolesterol akan naik. Begitu juga dengan marah-marah, tak luput dari ancaman kolesterol. Dalam studi yang dilakukan terhadap 103 orang dewasa sehat yang berusia 25-40 tahun, ditemukan bahwa ledaKan amarah bisa berakibat pada menurunnya kadar HDL (High Density Lipoprotein) dan meningkatkan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) pada tubuh.Di dalam tubuh, kolesterol berkeliaran melalui aliran darah dengan menumpang molekul-molekul kooperatif yang disebut lipoprotein. LDL (Low Density Lipoprotein) memberi tumpangan kepada kolesterol dan bertanggung jawab atas pembentukan kerak pada dinding arteri. HDL (High Density Lipoprotein) berbuat sebaliknya, ia menangkap kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh. Oleh karena itu, semakin banyak HDL yang dimiliki tubuh, dipastikan kondisi tubuh semakin sehat. Masalahnya, bagi orang yang memiliki tipe pemarah, kadar HDL (High Density Lipoprotein) yang baik tadi menurun drastis, sebaliknya kadar LDL (Low Density Lipoprotein) justru meningkat tajam Lalu apa hubungan rasa marah dengan menurunnya kadar HDL dalam darah? Aron Wolfe Siegman dari University of Maryland di Baltimore melakukan penelitian ini. Hasilnya ia menemukan bahwa rasa amarah telah memicu reaksi hormon-hormon tubuh seperti adrenalin secara berlebihan. Reaksi inilah yang meningkatkan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) dalam darah.

KAITAN KOLESTEROL DENGAN JANTUNG
Pada tahun 1940-an, para peneliti memantau kesehatan orang-orang di Framingham, Massachusetts. Mereka terus memantau Pengaruh Makanan terhadap kesehatan dan setiap makanan yang dikonsumsi para relawan. Salah satu faktor yang paling menarik perhatian mereka adalah kolesterol Mereka menemukan, di saat kadar kolesterol darah bertambah, resiko untuk menderita penyakit jantung meningkat. Dan kasus ini paling banyak terjadi pada kaum laki-Iaki.Sesungguhnya, kolesterol adalah bahan sejenis lilin yang diproduksi secara alami oleh liver (hati). Bahan ini terdapat pada setiap sel tubuh dan diperlukan oleh manusia yang masih hidup. Bahan ini bisa juga masuk melalui makanan, terutama produk-produk hewani. Ketika kemudian kolesterol bergabung dengan lemak jenuh (saturated fat) yang kita makan,persekutuan ini dapat mendatangkan masalah yang tidak tanggung-tanggung. Gabungan kolesterol dan lemak ini berkeliaran melalui sistem peredaran darah dan berulang kali berbenturan dengan dinding-dinding arteri.
Parahnya sebagian dari bahan gabungan ini menempel kuat pada dinding arteri, memper¬sempit dan menyumbat aliran darah ke jantung. Dalam kondisi paling buruk sebagaimana dijelaskan Mark Giuliucci dan Doug Dollemore, proses mengerikan tadi disebut aterosklerosis yang dapat menyebabkan angina pektoris (nyeri dada) dan serangan jantung.Diet yang salah dapat membuat rasa kesal dan penampilan kuyu. Demikian kata para peneliti di State University of New York, di Stony Brook dan Oregon Health Sciences University di Portland. Setelah mempelajari 156 perempuan dan 149 laki-Iaki selama lima tahun, mereka menyimpulkan bahwa orang-orang yang biasa mengonsumsi makanan kaya lemak, lebih mudah marah dibanding mereka yang menganut pola makan sehat yang miskin lemak. Orang dengan pola makan sehat menunjukkan sifat tidak mudah marah dan berpeluang kecil untuk mengalami depresi. Para peneliti percaya,semakin sedikit kandungan lemak dalam makanan, semakin baik suasana hati kita .

Hati-hati! Racun BPA di Struk Pembayaran

Washington, Ancaman bahan beracun dalam bahan plastik yang dikenal dengan BPA (Bisphenol-A) terus berlanjut. Jika dulu yang diwaspadai hanya botol susu dan botol minuman, kini ancaman BPA juga terdapat pada struk pembayaran.


Studi terbaru menemukan bahwa struk pembayaran mengandung kadar bisphenol A (BPA) yang tinggi. Dalam penelitian terbaru ini baru pada kertas struk pembayaran di negara Amerika, namun diduga di negara lain pun tidak jauh berbeda.

Tim dari AS menguji struk pembayaran yang terbuat dari kertas termal yang dikumpulkan dari 22 pusat belanja dan kafe di Amerika. Peneliti menemukan separuh dari kertas tersebut mengandung kadar BPA dalam jumlah besar. BPA yang digunakan ini untuk membuat tinta agar terlihat pada struk pembayaran termal.


Zat kimia yang menyerupai hormon estrogen pada perempuan ini diketahui dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan, terutama untuk anak-anak muda.

Jika seseorang memegang kertas tersebut selama 10 detik, maka akan memindahkan 2,5 mikrogram BPA dari kertas ke jari seseorang. Sedangkan jika menggosoknya akan meningkatkan jumlah BPA yang berpindah ke jari sekitar 15 kali lipat.


Peneliti mengungkapkan sejak BPA ditemukan pada lapisan tepung dalam kertas termal, ilmuwan telah menemukan pula kandungan BPA di dalam objek-objek lainnya. BPA masih banyak digunakan dalam botol air plastik, kaleng minuman ringan, kasus telepon seluler dan juga komputer.


Sementara peneliti dari Washington Toxics Coalition and Safer Chemicals menemukan bahan kimia pada 21-22 kertas tagihan yang diuji, meskipun kandungannya dalam tingkat yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan struk pembayaran.


Lebih dari 130 penelitian selama dekade terakhir menunjukkan tingkat BPA yang tinggi berhubungan terhadap masalah kesehatan serius, termasuk kanker payudara, obesitas dan pubertas dini.


Pada November 2010, Uni Eropa telah memberikan larangan penggunaan BPA dalam botol susu bayi. Karena hasil studi dari hewan uji menunjukkan zat tersebut mempengaruhi perkembangan saraf dan perilaku tikus laboratorium jika terpapar BPA saat masih di kandungan atau di awal kehidupannya. Sedangkan negara pertama yang melarang pemakaian BPA adalah Kanada.


Sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan hubungan antara paparan BPA yang rendah dengan masalah kesehatan yang merugikan.


Peneliti  WHO menemukan kandungan BPA yang ditemukan dalam urine seseorang memiliki kadar yang relatif sama dengan BPA yang masuk ke tubuhnya. Artinya sebagian besar atau mungkin bahkan semuanya bisa diekskresikan atau dikeluarkan secara alamiah dari dalam tubuh.
"Untuk itu diperlukan aturan hukum yang kuat mengenai penggunaan bahan kimia tersebut dalam struk pembayaran, tagihan dan banyak produk lainnya," ujar Andy Igrejas, direktur Safer Chemicals, seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (12/12/2010). ver/ir)
Sumber : Detik.com

Penyakit Rematik

Rabu, 07 Agustus 2013

 Rematik adalah penyakit yang pada umumnya diderita oleh orang-orang yang sudah berumur. Hal ini sebenarnya asumsi yang masih kurang tepat. Memang pada zaman dahulu, rematik sering diderita oleh orang-orang yang sudah cukup umur. Tetapi lain halnya dengan sekarang. Penyakit ini bisa menyerang kepada siapa saja.

Gejala-gejala dari penyakit ini biasanya diawali dengan adanya nyeri-nyeri di bagian persendian dan menimbulkan kaku. Sedangkan bila rematik telah menyerang seseorang pada bagian persendian memerah dan terasa panas sehingga sendi tidak dapat digerakkan karena terasa lemah. Biasanya kondisi ini diikuti oleh demam, turunnya berat badan, serta nyeri yang berkepanjangan.

Penyakit rematik memang penyakit yang tidak mematikan, tetapi tidak dapat dianggap sepele. Karena sampai saat ini penyakit rematik termasuk penyakit yang .sulit diobati. Bahkan dunia klinis belum mengetahui penyebab dari penyakit ini.

Rematik adalah penyebab rasa sakit pada otot dan jaringan ikat. Jika gejala rasa sakit ini sampai menyerang satu atau beberapa persendian tulang, penyakit ini dijuluki artritis. Jika menyerangnya cukup lama, maka bisa menyebabkan penyakit rematik arthritis.Rematik arthritis biasa menyerang persendian kaki dan tangan, terutama pada ruas-ruas jari dan persendian jari kaki, tangan, lutut, tumit dan leper. l'eradangan dari persendian itu lambat laun dapat berkembang menjadi kerusakan persendian. Pada beberapa kasus rusaknya sendi dapat membawa kelumpuhan atau cacat.

Penyakit yang menyebabkan nyeri sendi sebenarnya termasuk penyakit degeneratif yang selalu mengikuti perjalanan usia seseorang. Bagi orang yang sudah berusia di atas empat puluh dan masih sering beraktivitas, akan sering sekali merasakan nyeri sendi dan tulang. Akibatnya penyakit ini sulit sekali untuk disembuhkan, meskipun telah minum obat, jamu, dan terapi penyembuhan. Karena memang penyakit ini tidak dapat disembuhkan sedangkan obat hanya mengurangi rasa sakit saja.

Selain mengurangi rasa nyeri dengan obat-obatan, atau jamu. Terdapat cara yang lebih efektif untuk mengatasinya. Antara lain : rajin berolahraga, istirahat cukup, pola makan seimbang, jangan duduk terlalu lama, banyak minum air putih (10 gelas per hari), posisi duduk  dan berdiri harus benaragar tidak gampang nyeri sendi.

Published in : Penyakit Umum, Umum
 
Support : KECAMATAN SIPAHUTAR | PARNAKES MEDAN | PARNAKES JAKARTA
Copyright © 2013. KECAMATAN SIPAHUTAR - CHANDRA H SILITONGA
Template Created by Creating Website Published by Chandra H Silitonga
Proudly powered by Blogger